Lama takmenjenguk Blog ini, saya copy kan Note saya yang telah dipublish di FB
Hak Anak (satu poin aja dulu)
by Otrie Dwi NasPutri on Friday, February 25, 2011 at 8:55pm
Kebanyakan berhubungan dengan masalah air, pipa, bangunanan sipil, jamban, sampah selama tujuh bulan belakangan, membuat ada hal yang terasa beda ketika dua minggu ini kembali bersentuhan dengan urusan anak.Anak...selalu begitu banyak hal menarik jika membahas tentang anak. Begitu banyak hal yang ingin ditulis dan dibahas dan didiskusikan juga.
Paling tidak, dua hal yang sekarang mulai mo digarab lagi dikerjaan kedepan, tentang pendekatan child to child dalam program higienitas dan sanitasi di sekolah serta upaya untuk mensosialisasikan tentang hak hak anak pada guru dan orang tua.Membicarakan hak anak, ada kemirisan kalau berada ditengah masyarakat langsung begini.
Dilema antara pengetahuan kita poin poin yang jadi hak dasar anak vs problema sosial ekonomi yang menghimpit banyak keluarga.Kita lihat salah satu hak dasar anak, Hak mendapat perlindungan. Hak mendapat perlindungan, mungkin sebagian kita melihat hanya perlindungan dari kekerasan secara fisik atau perlindungan dari ekploitasi semata.
Padahal ada banyak perlakuan ditengah keluarga, lingkungan pendidikan dan lingkungan masyarakat yang sebenarnya kita secara sadar atau tidak, sudah melanggar hak perlindungan pada anak.
Coba kita instropeksi diri! Sebagai orangtua, seberapa sering kita memarahi, menghardik bahkan mengeluarkan kata kata dan umpatan kasar pada anak-anak kita?
Sebagai guru, sejauh apa kita berusaha mengajar dan mendidik tanpa menyudutkan anak didik kita dengan perlakuan atau kata kata yang membuat anak anak tidak nyaman bahkan rendah diri dari teman temannya. Atau pada tingkat yang paling memprihatinkan membuat anak takut ke sekolah (ponakan saya pernah mngalami perlakukan begini dari gurunya).
Sebagai, kakak, paman, bibi, tetangga, tokoh, dan apapun hubungan kita dengan anak... Apakah kita pernah melihat anak tanpa pandangan, komentar dan sikap yang membuat anak anak merasa dirinya sebagai anak nakal, anak bandel dan cap negatif lainnya?
Wah, banyak amat ya!Lain kali kita sambung lagi, ya!
Senin, Maret 14, 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar